Pemkab Sumbawa gandeng Plan Indonesia untuk dorong pembiayaan air san sanitasi di NTB

- Selasa, 21 Maret 2023 | 09:43 WIB
Pemerintah Sumbawa dan Plan Indonesia membahas cara tangguh krisis iklim di NTB.
Pemerintah Sumbawa dan Plan Indonesia membahas cara tangguh krisis iklim di NTB.

SELEBRITI INSIDER – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa selama sepuluh tahun terakhir, telah terjadi lebih dari seribu bencana yang berkaitan dengan air di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maka, untuk menjaga kelangsungan hidup masyarakat di tengah kondisi tersebut, kita perlu mengupayakan pembiayaan dan menciptakan sanitasi yang aman dan tangguh krisis iklim.

Sebagai salah satu upaya mewujudkan tujuan tersebut, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, didukung oleh AJI Mataram, menggelar talkshow “STBM-GESI Berketahanan Iklim” di Mataram, NTB, pada Senin (20/03/2023).

Baca Juga: Keren! Facebook semakin berkembang hingga tembus 2 Miliar Pengguna Aktif Harian

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen deklarasi Sumbawa sebagai Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada November 2022.

Kegiatan ini juga mendukung upaya pembiayaan air dan sanitasi yang tangguh krisis iklim.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, diwakilkan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, dalam sambutannya menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen mempertahankan dan menciptakan sanitasi yang aman.

Baca Juga: TransNusa buka rute Internasional perdana Jakarta-Kuala Lumpur-Jakarta, akomodir arus mudik Lebaran

Artinya, pemerintah mendukung terwujudnya praktik dan fasilitas sanitasi yang mudah dijangkau, inklusif bagi semua kalangan, dan aman untuk digunakan.

“Deklarasi Kabupaten STBM kemarin bukanlah akhir perjuangan. Kita tidak hanya perlu membuat praktik sanitasi yang layak, tapi juga aman dan berkelanjutan. Mari terus dukung  praktik STBM yang berketahanan iklim, dan mari wujudkan Sumbawa Sehat,” ujar Dewi.

Sementara itu, Dr. Anas Ma’ruf, MKM, Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, menyampaikan strategi untuk mencapai STBM yang berketahanan iklim.

Baca Juga: Google semakin canggih, Fitur Google Cloud Discovery Al dapat membantu peritel dengan ai.RETAIL Accenture

Menurutnya, untuk mencapai tujuan ini, diperlukan intervensi dari berbagai pihak, seperti Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lembaga sosial masyarakat, dan masyarakat, termasuk keluarga marginal.

“Inti dari Target Pembangunan Berkelanjutan adalah no one left behind atau tidak ada yang tertinggal. Maka, keberlanjutan STBM-GESI perlu melibatkan seluruh golongan masyarakat, termasuk orang dengan disabilitas, lansia, anak, masyarakat berpenghasilan rendah, dan kaum marginal lainnya,” tambah Anas.

Pentingnya STBM-GESI yang Berketahanan Iklim Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh masyarakat desa dalam diskusi yang difasilitasi oleh Plan Indonesia pada 2022, kondisi hujan lebat maupun kekeringan memberikan kesulitan yang lebih bagi penyandang disabilitas fisik dan lansia.

Baca Juga: Sinopsis Nakusha hari ini Senin 20 Maret 2023, Nakusha menangis, Digu tega membahayakan nyawa May?

Dengan krisis iklim yang berdampak besar pada masyarakat, air dan sanitasi aman yang berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan ketangguhan iklim.

Halaman:

Editor: Suci Arin Annisa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X