Survei Indikator Politik: AHY duduki posisi tertinggi sebagai figur yang paling pantas jadi Cawapres Anies

- Jumat, 2 Desember 2022 | 14:35 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa)

SELEBRITI INSIDER - Nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih sebagai tokoh yang paling pantas untuk mendampingi Anies Baswedan sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Nama AHY terpilih dalam Survei Indikator Politik periode November 2022 yang baru saja dirilis pada 1 Desember 2022.

Baca Juga: Pray for Cianjur, partai NasDem tunda jalan sehat bersama Anies Baswedan sebagai bentuk kepedulian

Peneliti Senior Institute for Democracy and Strategic Affairs (INDOSTRATEGIC), Jino Putra menerangkan, nama AHY menduduki posisi tertinggi sebagai figur yang dinilai paling pantas menjadi Cawapres Anies Baswedan dengan dukungan sebesar 28,6%, mengungguli nama-nama lain seperti Ridwan Kamil (24%) hingga Khofifah Indar Parawansa (4%).

"Selain itu, AHY dinilai memiliki elektabilitas tinggi dalam bursa nama Cawapres (16,3%), atau hanya terpaut tipis dari Ridwan Kamil (19,7%) yang dikenal sebagai Gubernur Jawa Barat," sebut Jino Putra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/12/2022).

Menurut Jino Putra, hasil survei terbaru Indikator Politik itu mengkonfirmasi temuan lembaga-lembaga survei lain selama ini, seperti SMRC, Institute for Democracy & Strategic Affairs (IndoStrategic), hingga Voxpol, yang menunjukkan bahwa pasangan Anies-AHY bisa tampil cukup kompetitif di ajang Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Pedih! Ternyata pengalaman Kiky Saputri roasting Anies Baswedan jadi yang paling menyedihkan gegara ini

"Pasangan Anies-AHY berpeluang menciptakan mesin politik yang efektif karena menjadi titikj lebur dari karakter Nasionalis-Religius, Sipil-Militer, Muda-Cerdas, dan juga mampu mengkonsolidasikan basis kekuatan para tokoh politik senior seperti Surya Paloh, SBY, JK, hingga Salim Segaf Al-Jufri," urai Jino Putra.

Untuk itu, Jino Putra berharap, Anies Baswedan sebaiknya bergerak lebih cepat, taktis dan efektif. Penundaan deklarasi koalisi yang tampaknya disebabkan oleh tertundanya pembahasan Cawapres, portofolio rencana pemerintahan, hingga narasi besar yang akan diusung, harus benar-benar segera diselesaikan.

Halaman:

Editor: Arafat

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X